Jose Mourinho baru saja menjalani musim yang buruk setelah gagal memperoleh trofi kemenangan untuk Real Madrid. Kenyataan itu tak membuat Juan Mata pesimis, ia optimis Mou dapat memberikan trofi kepada skuad Chelsea di ajang Liga Premier Inggris.
Madrid kehilangan peluang terakhirnya untuk bisa memperoelh gelar juara di musim ini setelah ditaklukkan oleh Atletico Madrid dan juga kalah jauh oleh skuad Barcelona FC di Liga Premier, mereka juga disingkirkan oleh Borussia Dortmund di babak perempat final kompetisi Liga Champions.
Kerja sama Mou dan Los Blancos akhirnya usai, beberapa waktu kemarin, ia semkain dikabarkan akan segera hijrah ke Stamford Bridge. Mou memang sangat dinanti oleh para pemain Chelsea, yang akan memiliki status tanpa pelatih karena kontrak yang dimiliki oleh Rafael Benites tak akan diperpanjang.
Hingga sampai saat ini belum ada hal yang pasti mengenai kontrak Mou dan juga Chelsea. Tetapi Mata optimis bahwa pelatih yang telah menginjak usia 50 tahun itu merupakan sosok yang memang dibutuhkan oleh skuad Chelsea untuk bisa menjadi juara di ajang Liga Premier Inggris setelah di 2 musim belakangan ini mereka kalah beraing dengan Duo Manchester. Kegagalan Madrid pada musim 2012/2013 ini tak membuat Chelsea merasakan hal serupa di musim mendatang.
“Yang saya mengerti adalah Real Madrid merupakan klub papan atas yang sedang memperoleh banyak tekanan saat di Antiago Bernabeu dan saya rasa menjadi pelatih di Madrid bukanlah hal yang mudah. Jika ia hijrah kemarin, kami akan memberikan yang terbaik bersama dirinya untuk bisa menjuarai trofi, karena satu tantangan saya adalah memperoleh trofi di LIga Premier,” papar Mata
Terlepas dari kegagalan dan juga kontroversi di Madrid, Mou menurut Mata adalah salah satu pelatih terbaik yang ada di dunia. Dan hal tersebut telah dibuktikan oleh pelatih yang memiliki julukan sebagai The Special One itu di Porto, Chelsea dan juga Internazionale FC.
“Jose salah satu pelatih terbaik. Ia telah menjuarai seaglanya di setiap klub yang ia latih. Kami tak mengerti apa yang bisa terjadi, namun ia akan kami sambut dengan tangan terbuka karena ia adalah pelatih terbaik.”







